ENVIRONMENTAL
DEFENDER CASES

Sebaran ancaman terhadap pembela lingkungan 2014 - 2020

Ancaman terhadap pembela lingkungan tersebar di seluruh pulau besar Indonesia sejak 2014. Dari total 51 kasus yang terdokumentasi, terbanyak terjadi Jawa-Bali (16 kasus), disusul Sumatera (11 kasus), Kalimantan (10 kasus), Sulawesi (8 kasus), Nusa Tenggara (4 kasus), dan Papua (1 kasus).

Ancaman terhadap pembela lingkungan terjadi di 22 (dari 34) provinsi di Indonesia. Kasus terbanyak terjadi di Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Tengah, masing-masing 5 kasus; menyusul Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, masing-masing 4 kasus; kemudian Jambi, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat masing-masing 3 kasus.

Jumlah ancaman terhadap pembela lingkungan sejak 2014

Ancaman terhadap pembela lingkungan meningkat drastis dan mengalami puncaknya pada 2016 (14 kasus). Meski menurun pada 2018 (4 kasus), ancaman terhadap pembela lingkungan secara konstan meningkat pada tahun-tahun setelahnya.

Ancaman terhadap pembela lingkungan berdasar sektor sejak 2014

Sekitar separuh (26 dari 51) kasus ancaman terhadap pembela lingkungan terjadi pada sektor tambang & energi. Pengembangan perkebunan menjadi penyumbang kedua terbesar ancaman terhadap pembela lingkungan (12 kasus), menyusul kehutanan (7 kasus), pencemaran lingkungan (5 kasus), dan kelautan (1 kasus).

Jenis ancaman terhadap pembela lingkungan sejak 2014

Hampir 60 persen (30 dari total 51 kasus) ancaman terhadap pembela lingkungan terjadi dalam bentuk kriminalisasi. Jenis ancaman terbanyak setelahnya berupa ancaman fisik (7 kasus), intimidasi (6 kasus), dan pembunuhan (5 kasus).

Ancaman terhadap pembela lingkungan juga menimpa indonesianis warga asing. Warga Perancis peneliti ekologi David Gaveau yang beristri warga Indonesia dideportasi pada awal 2020 setelah menulis hasil penelitiannya mengenai kebakaran hutan dan lahan, sedang jurnalis Mongabay warga Amerika Serikat Phil Jacobson yang banyak menulis korupsi deforestasi ditahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada Januari 2020.